Sobat-sobat blogger pernah gak naik angkot?bagi yang pernah pengalaman apa sich yang di rasakan selama menggunakan alat transportasi ini.berbagai macam pengalaman yang menyenangkan maupun yang tidak menyenangkan pasti di rasakan selama naik angkutan yang satu ini.mulai dari berdesak-desakan ,di turunkan di tengah jalan karena sang sopir mau pulang,ugal-ugalan kejar setoran,berhenti sembarangan,bahkan berhenti berjam-jam menunggu penumpang.itu semua merupakan pengalaman pribadi daku selama menggunakan yang namanya angkot,maklum lah orang gak punya(kismin)jadi mau gak mau harus di lakoni juga.
Angkutan umum ini memang selalu di identikan dengan masyarakat kelas menengah ke bawah.sarana transportasi ini menjadi salah satu arternatif bagi setiap kebanyakan orang untuk menggunakannya karena kebih murah dari model alat transportasi yang lain.tapi kita juga harus selalu berhati-hati selama menggunakan angkutan umum,entah itu angkot,bus atau pun kereta api,karena kalau kita kurang waspada bahaya selalu mengintai di sekitar kita.
Apakah karena murah,maka pemerintah kita seolah olah menutup mata akan masalah ini.kenyamanan menjadi mimpi bagi setiap pengguna angkutan umum.ini berbanding terbalik selama daku menggunakan angkutan umum di luar negeri biar pun murah pemerintah di negara tersebut berusaha untuk memberikan Pelayanan terbaik untuk setiap penggunanya baik itu warganya ataupun orang asing.inilah beberapa pengalaman pribadi daku selama menggunakan angkutam umum di luar negeri.
pertama waktu daku naik angkot di negara Singapura.negara ini memang terkenal akan kebersihannya dan kedisiplinannya.karena daku baru datang sifat-sifat yang jelek dari Indonesia masih terbawa hingga ke kota ini.saat itu bersama beberapa orang teman daku menunggu angkot di jalan,kalau di Jakarta ataupun di Bekasi kita memberhentikan mobil bisa di mana aja(kecuali ada polisi).di kota Singapura daku pun menggunakan cara ini.daku menyetop mobil di sembarang tempat bukan di halte yang banyak orang lakukan.1 jam,2 jam sampai berjam-jam kok aneh bus gak ada yang mau berhenti,apakah sang sopir takut melihat muka kita yang menyeramkan?atau apa!!!.tapi begitu kita menunggu di halte mobil langsung dapat sodara-sodara.ternyata kalau kita menunggu bus harus di halte,pantesan orang semuanya dari tadi memperhatikan kita semua.di dalam bus pun nyaman ada televisi,pake AC,padahal bayarnya hanya beberapa sen saja(bisa juga pakai kartu).belum lagi naik MRTnya enak dech pokoknya.
Kedua di Negara Brunei Darussalam.tidak seperti di Singapura,di Brunei Darussalam tak banyak model transportasi cuma ada bus yang melayani daerah Tutong dan Seria.ada juga bus besar dan kecil(kayak metromini)untuk melayani daerah Brunei dan muara.beda dengan di Singapura di negara selain sopir juga ada kondektur(kenek)yang kebanyakaan berasal dari Indonesia dan philipina.busnya pun cukup nyaman ,hanya I BNG(dollar Brunei)untuk daerah Brunei dan muara,kalau ke Seria atau Tutong beda lagi ongkosnya.
Ketiga di Uni Emirat Arab,banyak juga model trasportasi umum di Negara ini selain bus ada juga Dubai Train.Bus-bus di Negara ini pun cukup nyaman untuk di naiki hanya dengan tarif 3 dirham kita bisa keliling Dubai dan sekitarnya.ada juga bus tingkat yang siap membawa wisatawan berkeliling-liling sambil menikmati alam sekitar yang panas(bule biasa berjemur).yang lebih membuat nyaman pengunjung yaitu hampir di setiap halte di Dubai di beri AC.Kenyaman pengunjung ataupun pengguna memang benar-benar sangat di perhatikan di negara ini.pernah waktu itu kami semua mau ke Abudhabi tiba-tiba bus mogok di tengah jalan,tanpa harus menunggu lama bus yang baru telah datang dan siap membawa kami semua.banding an dengan di Negara ku,kalau belum sumpah serapah yang keluar dari mulut penumpang gak akan ada solusinya.
salam love,peace and gaul.



















No comments:
Post a Comment